Pada perdagangan hari jumat lalu bursa
saham AS ditutup mixed pada akhir perdagangan setelah GDP awal kuartal
keempat AS menurun dari perkiraan, namun berhasil membukukan keuntungan
mingguan sekitar 1 persen.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 10 poin tapi bertahan
di atas 20.000, turun 7,13 poin, atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada
20,093.78, dengan penurunan tertinggi saham Chevron dan saham Microsoft
yang naik terbesar. Untuk pekan lalu indeks meningkat 1,34 persen.
Indeks S & P 500 tergelincir 0,1 persen, dengan saham real estate
dan energi turun tertinggi. Indeks S & P tergelincir 1,99 poin, atau
0,09 persen, ke 2,294.69, dengan sektor real estat memimpin delapan
sektor yang lebih rendah dan sektor perawatan kesehatan yang unggul.
Untuk minggu lalu indeks naik 1,03 persen. Sementara indeks komposit
Nasdaq ditutup 0,1 persen lebih tinggi, naik 5,61 poin, atau 0,1 persen,
ke 5,660.78. Untuk minggu lalu indeks menguat 1,90 persen.
Pertumbuhan ekonomi di AS melambat lebih dari yang diharapkan pada
kuartal keempat dengan terjunnya dalam pengiriman kedelai membebani
ekspor, tetapi belanja konsumen stabil dan meningkatnya investasi bisnis
menyarankan perekonomian akan terus berkembang.
Produk domestik bruto meningkat pada tingkat tahunan 1,9 persen,
Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Jumat, sebagi estimasi
pertama dari GDP kuartal keempat. Itu adalah perlambatan tajam dari 3,5
persen laju pertumbuhan pada kuartal ketiga.
Data ekonomi lainnya dilaporkan Jumat termasuk pesanan barang tahan
lama, yang jatuh 0,4 persen pada Desember, dan sentimen konsumen untuk
bulan Januari, yang naik 98,5, di atas perkiraan 98,1.
Pasar saham telah rally tajam sejak kemenangan pemilu Presiden Donald
Trump pada 8 November, sebagai prospek belanja fiskal yang lebih
tinggi, pemotongan pajak perusahaan dan deregulasi tumbuh.
Nanti malam akan dirilis data Personal Income, Personal Spending dan
Pending Home Sales Desember, yang diindikasikan semuanya meningkat.
Diperkirakan bursa Wall Street akan bergerak positif berpotensi bergerak
naik jika data ekonomi Personal Income, Personal Spending dan Pending
Home Sales terealisir meningkat. Juga akan mencermati harga minyak
mentah dan bursa global. Untuk Perdagangan Indeks Nikkei masih cenderung
dipengaruhi nilai tukar USDJPY, dimana USDJPY pada hari ini diprediksi
akan turun.
Author : Michael Yudi / Pin BB 2BDCDD95
Butuh signal untuk
trading forex,
trading emas,
trading oil, trading
index hari ini? Analis
Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.
Hubungi Customer care :
HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976