Jul 16, 2015

ANALISA FUNDAMENTAL FOREX DAN GOLD KAMIS 16 JULI 2015




Bursa saham AS terkoreksi pada perdagangan Rabu kemarin yang dipicu oleh merosotnya saham energi akibat turunnya harga minyak sementara kegelisahan tentang voting pemerintah Yunani apakah akan menerima hal yang sulit untuk memperoleh bailout berikutnya dan sikap protes terhadap kesepakatan utang memicu minat pada obligasi.

Testimony kepala The Fed, Janet Yellen tadi alam mendukung indikasi kenaikan suku bunga tahun ini dan memicu penguatan dolar terhadap sejumlah rivalnya.

    EURO

PM Alexis Tsipras terus berjuang untukmeyakinkan parlemen negaranya untuk menyetujui kesepakatan bailout agar menjaga Yunani tetap berada di euro zone. Dengan meredanya kekhawatiran soal Yunani keluar dari euro, maka fokus pasar saat ini adalah pada masalah perbedaan kebijakan suku bunga dalam beberapa minggu kedepan.

Euro bergerak melemah terhadap dolar karena penguatan dolar pasca testimoni Yellen tadi malam yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga.

    POUNDSTERLING

Meskipun tingkat pengangguran di Inggris mengalami kenaikan untuk pertama kali dalam 2 tahun, namun pertumbuhan upah mengalami peningkatan, yang berarti BoE masih cenderung untuk menaikan suku bunganya.

Data menunjukan tingkat pengangguran naik menjadi 5,6 persen dari sebelumnya 5,5% yang disebabkan berkurangnya jumlah pekerja sebanyak 67000 yang utamanya disebabkan berkurangnya pekerja paruh waktu. Namun tingkat upah mengalami kenaikan diperiode Mei dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sterling masih mendapatkan dukungan dari data tingkat upah yang meningkat.

    AUSSIE

Aussie mengalami tekanan penurunan terhadap dolar pada hari Rabu kemarin, tidak mampu mempertahankan penguatan diawal sesi, setelah dolar enguat pasca testimoni Janet Yellen.

RBA telah mendesak pemerintah PM Abbout untuk mempertimbangkan masa depan gearing negatif (praktek dimana investormeminjam uang untuk membeli properti investasi) yang menghasilkan pendapatan yang diharapkan oleh investor setidaknya jangka pendek. Dengan alasan itu dapat mendorong utang yang memicu spekulasi properti.

Sementara ekonomi China tumbuh 7% dikuartal kedua tahun ini, mengalahkan prediksi para ekonom yang menilai ekonomi China akan melambat dan turun menjadi 6,9%.

    YEN

Bank of Japan memangkas proyeksi ekonominya, namun tidak menawarkan stimulus baru, mengantisipasi meningkatnya konsumsi yang akan mendorong inflasi naik menuju target BoJ sebesar 2%. Yen Jepang menjadi melemah atas pernyataan BoJ pada Rabu kemarin.

Yen juga melemah terhadap dolar setelah testimoni Janet Yellen didepan Kongres AS tadi malam memperkuat ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga AS sehingga membuat dolar semakin kuat atas yen.

    GOLD

Harga emas merosot kelevel terendah dalam empat bulan pada hari Rabu kemarin, memperpanjang penurunan untuk rangkaian tiga hari berturut-turut pada minggu ini setelah Kepala The Fed, Janet Yellen memberikan testimoni didepan Konggres tadi malam. Janet Yellen dalam testimoninya mengindikasikan dukungan untuk kenaikan suku bunga pada tahun ini.

Proyeksi kenaikan suku bunga The Fed memang telah menjadi tekanan untuk emas sehingga terus dalam fase bearish. Emas terdepresiasi menurun kebawah level %1150 per troy ins pada Rabu kemarin


Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB

No comments:

Post a Comment