Jul 23, 2015

ANALISA FUNDAMENTAL FOREX DAN EMAS KAMIS 23 JULI 2015





Indeks dolar AS memperluas kenaikannya setelah rilis data penjualan rumah menunjukan peningkatan pada hari Rabu. Data penjualan rumah mencapai level tertinggi dalam 8 ½ tahun pada periode Juni.

Dollar menguat terhadap euro dan Yen setelah data properti AS yang lebih baik dari prediksi yang mendukung pandangan Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di tahun ini. Baiknya data sektor properti meredupkan kekecawaan investor Dollar AS pada penurunan penjualan ritel dan melambatnya pertumbuhan tenaga kerja bulan lalu.

    EURO

Euro bergerak cukup stabil dihari Rabu meski ditutup turun tipis dari sebelumnya. Meredanya kecemasan Yunani menyebabkan para investor mengurangi spekulasi bearish pada Euro.

Rating kredit Yunani terangkat setelah terjadi kesepakatan antara pemerintah Yunani dengan kreditur internasional. Lembaga pemeringkat kredit Standart and Poor (S&P) menaikan rating kredit Yunani dari CCC- menjadi CCC+, disamping juga merevisi outlook Negara dari negative menjadi stabil. Namu demikian, peringkat ini masih menyisakan tanda Tanya, hingga masih ada spekulasi bahwa sebetulnya rating kredit Negara ini dalam status ‘junk’ alias sampah.

Data ekonomi zona euro yang dirilis hari ini diantaranya tingkat pengangguran di Spanyol yang diprediksi turun dari 23,8% menjadi 22,8% dan data consumer Confidence yang diprediksi tetap dilevel -6.

    POUNDSTERLING

Pound terkoreksi dari level tertinggi terhadap dolar pada hari Rabu setelah notulen rapat BoE mengungkapkan bahwa mayoritas suara secara mutlak lebih menginginkan arah kebijakan moneter BoE saat ini dipertahankan. Risalah BoE menunjukan Sembilan anggota MPC lebih memilih untuk mempertahankan tingkat suku bunga dilevel rendah 0,50 persen saat ini.

Pergerakan sterling hari ini perlu diperhatikan rilis data retail sales Inggris sore nanti yang diprediksi naik dari 0,2% ke 0,4%.

    AUSSIE

Data indeks harga konsumen (CPI) Australia dirilis sesuai perkiraan sehingga masih menyisakan ruang bagi RBA untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan apabila dibutuhkan. Hal ini sejalan dengan pernyataan RBA Glenn Stevens yang mengatakan bahwa tingkat suku bunga masih mungkin untuk kembali diturunkan.

Hari ini dirilis data NAB Quarterly Business Confidence yang hasilnya naik dari periode sebelumnya dan ini dapat member dorongan penguatan untuk aussie.

    YEN

Yen Jepang kembali melemah terhadap dolar dan euro pada hari Rabu kemarin. Pasangan USDJPY kembali bullish keatas level 124.00 setelah penguatan dolar berlanjut pasca rilis data penjualan rumah AS yang melebihi perkiraan dibulan Juni. Dolar kembali rebound setelah terkoreksi dari level tertinggi sebelumnya.

    GOLD

Harga emas masih dalam channel bearish dibawah level $1100 per troy ons. Kemarin emas kembali anjlok keharga rendah $1086.70 setelah dolar menguat pasca rilis data penjualan rumah yang naik kelevel tertinggi dalam 8 ½ tahun. Emas pada awal pecan ini anjlok tajam setelah terjadi aksi penjualan besar-besaran dipasar Shanghai. Banyak analis berharap turunnya harga emas saat ini member dorongan pembelian karena harganya yang murah.


Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB

No comments:

Post a Comment