Dollar AS mengalami koreksi tajam
terhadap semua rival utamanya pada Senin malam yang disebabkan oleh komentar
dovish dari Dennis Lockhart. Dennis Lockhart adalah anggota FOMC yang juga
Presiden Fed wilayah Atlanta, dia mengatakan bahwa saat ini kondisi pasar
tenaga kerja AS sudah stabil tapi inflasi masih cukup rendah. Inflasi merupakan
salah satu indicator untuk kenaikan suku bunga.
Dalam pernyataannya tadi malam dia
mengindikasikan bahwa belum ada pembicaraan kapan wkatu kenaikan suku bunga
apakah September atau Desember. Hal ini membuat investor melepas dolar.
EURO
Mata uang tunggal Eropa ini menguat ke
harga tertinggi dalam sepekan karena melemahnya dolar AS Senin malam. Investor
melepas dolar dan mengambil posisi salah satunya pada euro.
Untuk hari ini pergerakan euro akan
dipengaruhi oleh hasil rilis data ZEW economic sentiment baik untuk Jerman dan
untuk zona euro. Kedua data tersebut diprediksi mengalami kenaikan, jika sesuai
perkiraan akan menambah dorongan penguatan bagi euro.
POUNDSTERLING
Poundsterling Inggris mencatatkan
penguatan hamper 100 pips pada perdagangan awal pekan ini, seiring
terkoreksinya dolar AS pasca pernyataan Dennis Lockhart tadi malam. Sterling
berhasil bangkit dari tekanan penurunan dalam 3 hari terakhir.
Untuk hari ini minim data fundamental
Inggris yang dirilis, pergerakan pound akan dipengaruhi oleh dolar dan juga
euro yang menjadi rival utama pound. Data CB Leading Index Inggris nanti malam
jika hasilnya lebih baik dari -0,4% akan member dukungan untuk pound,
sebaliknya jika turun lagi dibawah -0,4% akan menekan pound.
AUSSIE
Aussie pagi ini melorot setelah rilis
data NAB business confidence Australia yang hasilnya turun dari sebelumnya.
Data NAB business confidence Australia periode Juli tumbuh dilevel 4, turun
dari sebelumnya dilevel 8.
Aussie terkoreksi yang sebelumnya
sempat naik kelevel 0.7440. Namun rilis data ekonomi China sebelumnya hasilnya
bagus, bisa saja memberikan dorongan ausie untuk tidak jatuh lebih dalam.
YEN
Yen Jepang kembali melemah pada Selasa
pagi ini karena diawal sesi ini dolar AS kembali bangkit setelah terpuruk pada
Senin malam. Yen masih dalam pelemahan terhadap dolar yang sepertinya masih
akan berlanjut menembus level 125.00 hari ini.
GOLD
Harga emas melambung pada Senin malam
setelah komentar Anggota FOMC, Dennis Lockhart yang mengatakan bahwa Fed
kemungkinan tidak akan menaikan suku bunga dibulan September. Dengan adanya
pernyataan ini emas mendapatkan dukungan sehingga harganya melonjak menembus
$1100.00 per troy ons.
Namun diawal sesi Asia Selasa pagi
ini, dolar kembali bangkit dan harga emas terkoreksi turun kebawah $1100.00.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment