Indeks dolar AS menguat pada akhir
pekan lalu setelah rilis data tenaga kerja AS yang dipandang masih cukup bagus
oleh investor. Meski data non-farm payroll sedikit dibawah perkiraan namun
masih diatas angka 200.000. Investor masih terus mencermati sinyal kepastian
kenaikan suku bunga AS apakah akan terjadi dibulan September atau Desember.
Berikut analisa fundamental hari ini:
AUSSIE
Dolar Australia pagi ini mengalami
koreksi penurunan akibat rilis data ekonomi China yang dirilis hari Minggu
kemarin. Data Trade Balance atau neraca perdagangan China dilaporkan menurun
dari 46,5B menjadi 43,0B. sementara data CPI y/y China dilaporkan meningkat
1,6% untuk basis tahunan, menguat dari 1,4% tahun sebelumnya. Data ini
mengalahkan perkiraan naik 1,5%. Namun data PPI y/y dilaporkan masih mengalami
penurunan lanjutan menjadi -5,4% dari sebelumnya -4,8% dan melebihi perkiraan
turun -5,0%.
EURO
Gerak euro tampak menguat sedikit
terhadap dolar pasca rilis data pekerjaan AS pada Jumat pekan lalu dimana data
non-farm payroll dilaporkan dibawah perkiraan. Hari ini minim data ekonomi dari
kawasan euro dan diprediksi pergerakan harga cenderung stabil dan masih diarea
konsolidasi antara 1.0900 – 1.1000
POUNDSTERLING
Poundsterling diawal pekan ini masih
didalam tekanan pelemahan karena sentiment negative akibat rilis data pekan
lalu dan pernyataan bank sentral yang membuat investor melakukan aksi jual.
Data services PMI dan Construction PMI Inggris pekan lalu dirilis dibawah
perkiraan, dan pernyataan bank sentral yang memberikan indikasi akan
memundurkan waktu kenaikan suku bunga menjadi kuartal kedua tahun depan.
YEN
Yen Jepang mencatatkan penguatan cukup
besar terhadap dolar AS akhir pekan lalu setelah rilis data pekerjaan AS tumbuh
dibawah perkiraan.
Namun pagi ini yen kembali melemah
karena rilis data current account Jepang yang turun dibanding sebelumnya dari
1.64T menjadi 1.30T, masih jauh dari perkiraan 1.41T. level 124.00 masih
menjadi support yang kuat untuk pasangan ini.
GOLD
Harga emas menguat diakhir pekan lalu
karena rilis data pekerjaan AS yang masih dibawah perkiraan. Emas menguat
secara harian namun masih turun secara mingguannya dan mencatatkan penurunan
mingguan ketujuh secara beruntun.
Emas mengalami penguatan karena
investor menimbang rilis data pekerjaan dengan prospek kenaikan suku bunga AS
bulan September. Namun investor masih menilai kenaikan harga emas masih
sementara saja karena efek rilis data pekan lalu.
Author by Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment