Dolar AS kembali diatas angin dan
mengungguli rival-rivalnya seiring rilis data-data ekonomi yang masih dipandang
cukup solid. Dari 3 data yang dirilis tadi malam, hanya data klaim pengangguran
yang lebih buruk dari perkiraan, sementara neraca perdagangan dan ISM
non-manufacturing PMI AS meningkat.
Pada hari ini pasar mencermati rilis
data utama yaitu data pekerjaan AS (non-farm payroll dan unemployment rate)
yang dapat menjadi acuan bagi the Fed untuk kenaikan suku bunga.
EURO
Euro terdepresiasi cukup dalam setelah
bank sentral Eropa mengatakan bahwa program quantitative easing (QE) dapat
diperluas jika diperlukan, untuk dapat mengimbangi gejolak pasar yang terjadi
yang dapat memicu resiko inflasi.
ECB tetap mempertahankan suku bunga
dilevel terendah saat ini sesuai ekspektasi ekonom, namun dalam press
conference tadi malam, Presiden ECB, Mario Draghi mengungkapkan akan menaikan
batas pembelian obligasi dari 25% menjadi 33%. Program tersebut dapat
menggerakan pergerakan bursa saham dan melemahkan mata uang euro.
Author : Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment