Rilis data
Manufacturing PMI China yang lebih buruk dari perkiraan kembali memicu
kekhawatiran terhadap perekonomian China dan tekanan pada bursa saham global.
Bursa saham
China mengawali bulan September dengan anjlok sebesar 5% pada bursa utama
mereka karena rilis data manufactur China yang melambat. Bursa AS terkoreksi
hampir 3% dihari Selasa dengan tiga indeks utama bergerak kezona merah.
KOSPI
Indeks saham
Korea Selatan ditutup melemah pada Selasa kemarin dengan kerugian sebesar 1,4%.
Indeks KOSPI melemah mengikuti bursa saham China yang anjlok pasca rilis data
manufaktur China yang mengecewakan.
Sementara
mata uang won Korsel menguat terhadap dolar pada hari Selasa.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment