Data ekonomi
AS yang dirilis tadi malam memberikan sedikit kekuatan bagi dolar untuk menahan
penurunannya.
Data inflasi (CPI) dan data klaim pengangguran (unemployment
claims) tidak seburuk yang diperkirakan dan membuat untuk sementara tekanan
atas dolar sedikit berkurang.
Inflasi AS
naik 0,2% dibulan September sementara klaim pengangguran dilaporkan 255K atau
lebih kecil dari perkiraan 269K.
Euro
terkoreksi dari penguatannya setelah rilis data inflasi AS tadi malam
menunjukan inflasi yang meningkat atau lebih baik dari perkiraan.
Banyak ekonom
yang memprediksi bahwa inflasi AS masih berada dizona negatif (deflasi) namun
secara mengejutkan ternyata laporan tadi malam menunjukan inflasi AS ada
perbaikan dengan meningkat 0,2%.
Selain karena
penguatan dolar, euro juga tergerus dari harga tingginya karena komentar
pejabat ECB, Ewald Nowotny yang mengatakan bahwa ECB harus melakukan hal yang
lebih besar untuk menstimulasi perekonomian kawasan tersebut.
Secara umum
menggarisbawahi bahwa ECB dapat mengalirkan lebih banyak uang ke pasar lebih
dari yang sudah dijalankan saat ini dan hal ini akan menjadi faktor yang
melemahkan nilai tukar euro.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment