Dolar AS
memperpanjang penguatannya pada hari Rabu setelah rilis data-data ekonomi AS
cukup untuk mendukung langkah kenaikan suku bunga The Fed.
Data trade balance
dan ISM Non-manufacturing PMI lebih baik dari perkiraan dan data ADP hanya
sedikit dibawah angka perkiraan membuat dolar terus bergerak menguat.
Euro
kembali bergerak melemah dan mencatat kerugian untuk hari yang ketiga secara
beruntun dipekan ini karena sentimen negatif atas pernyataan ECB beberapa hari
lalu yang menyatakan akan menambahkan jumlah stimulus moneternya.
Tujuan untuk
kebijakan tersebut adalah memacu laju pertumbuhan ekonomi namun berdampak
pelemahan nilai tukar mata uang untuk jangka pendek.
Tekanan
untuk euro bertambah dengan penguatan dolar setelah rilis data-data ekonomi AS
cenderung menunjukan hasil yang lebih tinggi dari perkiraan.
Perbedaan
kebijakan moneter antara bank sentral eropa dan AS memicu pelemahan euro.
Hari ini
data penting untuk euro adalah data factory orders Jerman.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment