Dolar AS
(greenback) menembus level tertinggi 6 bulan pada hari Jumat lalu setelah
dirilis data tenaga kerja AS yang menunjukan pertumbuhan yang pesat melebihi
perkiraan ekonom.
Membaiknya data tenaga kerja dapat terus menguatkan rencana
The Fed untuk menaikan suku bunga dibulan Desember nanti.
Data
non-farm payroll AS naik sebesar 271.000 melebihi perkiraan 174.000, smentara
tingkat pengangguran turun dari 5,1% menjadi 5,0%.
Pounsterling
mengalami penurunan tajam dalam pekan lalu yang diawali oleh hasil negatif
pernyataan dari Gubernur BoE, mark Carney mengenai outlook ekonomi Inggris dan
laju kenaikan suku bunga yang kemungkinan akan tertunda.
Laporan bank sentral
Inggris pada hari Kamis membuat sterling anjlok hampir 200 poin.
Penurunan
sterling berlanjut pada hari Jumat setelah rilis data tenaga kerja AS yang
solid membuat dolar terus menekan sterling.
Meski melemah tajam terhadap dolar,
namun sterling berhasil mencatat kenaikan terhadap mata uang utama lainnya
karena dukungan data produksi manufaktur dan performa perdagangan internasional
Inggris yang cukup baik.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment