Pergerakan
dolar AS di Senin pagi mengalami penurunan cukup tajam yang ditandai dengan gap
up pada beberapa mata uang uatama serta emas.
Investor
pekan ini akan mencermati rilis data inflasi (CPI) AS pada hari Selasa untuk
mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kenaikan suku bunga.
Poundsterling
Inggris tertekan oleh rivalnya dolar AS pada Jumat paska komentar pejabat BOE,
Andy Haldane yang menyatakan bahwa kenaikan suku bunga The Fed tidak serta merta
harus diikuti oleh bank sentral Inggris.
Pernyataan pejabat senior BoE tersebut
memberikan sentimen negativ untuk sterling sehingga mengalami penurunan.
Selain itu
Andy Haldane mengatakan bahwa kenaikan suku bunga Inggris kemungkinan masih
lama (lebih lama dari perkiraan) karena tingkat inflasi masih lemah.
Selain karena
belum ada kepastian kenaikan suku bunga, poundsterling juga tertekan oleh
sentimen dari potensi adanya referendum Inggris di Uni Eropa.
Isu ini kembali
muncul setelah survey menunjukan lebih dari 50% warga Inggris ingin supaya
Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa.
Author :
Paulswen / Pin BB 2BDCDD95

0 comments:
Post a Comment