Dolar melemah
atas semua rivalnya setelah dirilis data klaim pengangguran yang hasilnya
mengecewakan karena lebih tinggi dari sebelumnya.
Hal ini membuat kecewa pasar
yang mengharapkan jumlah klaim pengangguran lebih rendah supaya dapat mendukung
rencana kenaikan suku bunga The Fed diakhir tahun.
Sementara
yang dinantikan pasar justru tidak sesuai harapan, yaitu Janet Yellen dalam
pidatonya disebuah konferensi pada Kamis malam tidak menyinggung mengenai waktu
kenaikan suku bunga.
Pernyataan Yellen yang mengambang membuat dolar terkoreksi
kembali.
Yen kembali
menguat atas rivalnya dolar AS pada hari Kamis atau keempat kali secara
beruntun dipekan ini.
Yen mempertahankan penguatannya sejak sesi Asia setelah
rilis data Core Machinery Orders Jepang yang dilaporkan meningkat diatas
perkiraan ekonom.
Data tersebut menandakan perusahaan-perusahaan Jepang bersiap
untuk menghadapi permintaan mesin pabrikan Jepang sekaligus mengindikasikan
meningkatnya kepercayaan bisnis di Jepang.
Terhadap
dolar, yen semakin menguat dengan menjauhi level 123.00 setelah dolar kembali
terkoreksi akibat masih tingginya angka klaim pengangguran mingguan.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment