Dolar AS
terus mendapat dukungan menjelang rilis data tenaga kerja pada hari Jumat.
Dolar menguat terhadap beberapa mata uang utama dan emas meski rilis data
pesanan pabrik tidak sesuai harapan.
Sentimen positif masih menaungi dolar
ditengah meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga the Fed.
Data non-farm
payroll hari Jumat menjadi sorotan investor.
Harga
emas kembali anjlok dan tergerus lebih
dalam pada hari Selasa akibat tekanan penguatan dolar AS karena meningkatnya
ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Emas anjlok hingga sentuh harga
$1114,50 per troy ons pada hari Selasa, anjlok setelah sempat mendaki kelevel
tinggi hariannya $1138,15.
Dolar
menguat tajam pada hari Selasa meskipun kontradiktiv dengan rilis data pesanan
barang pabrikan AS yang anjlok 1% , lebih buruk dari perkiraan ekonom yang
memprediksi masih turun 0,8%. Investor mengabaikan data factory orders tersebut
dan masih mengukung dolar.
Emas
tercatat mengalami penurunan lima hari beruntun dan saat ini terombang ambing
jelang data non-farm payroll.
Author :
Lien Doe Zhang / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment