Pergerakan
dolar AS di Senin pagi mengalami penurunan cukup tajam yang ditandai dengan gap
up pada beberapa mata uang uatama serta emas.
Investor
pekan ini akan mencermati rilis data inflasi (CPI) AS pada hari Selasa untuk
mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai kenaikan suku bunga.
Emas
mencatatkan penurunan mingguan yang keempat secara beruntun pada pekan lalu
akibat tertekan oleh proyeksi kenaikan suku bunga The Fed.
Emas sempat terjatuh
mendekati harga terendah 5 ½ tahun terakhir pada Jumat (13/11) karena dipicu
oleh ekspektasi bahwa bank sentral AS siap untuk memulai kenaikan suku bunga
untuk pertama kalinya dalam satu dekade.
Suku bunga
yang lebih tinggi akan membuat investor menjauhi emas karena emas tidak
memberikan imbal hasil sehingga investor berbalik memburu dolar AS.
Pada pekan
ini investor akan mencermati rilis data inflasi AS yang akan dirilis hari
Selasa untuk memberikan kepastian mengenai jadi atau tidak kenaikan suku bunga.
Jika suku bunga tidak tumbuh sesuai perkiraan maka kenaikan suku bunga
kemungkinan tertunda.
Author :
Paulswen / Pin BB 2BDCDD95

0 comments:
Post a Comment