Dolar AS
mencatat pelemahan terhadap sejumlah mata uang utama dan emas pada akhir pekan
lalu akibat meluasnya aksi jual dolar meski rilis data penjualan ritel naik
sesuai harapan.
Aksi jual dolar terjadi karena meningkatnya volatilitas dipasar
dan jatuhnya harga minyak dunia sertadevaluasi mata uang yuan membuat investor
menjauhi dolar dan beralih kemata uang safe haven.
Pada hari ini
dolar diprediksi akan kembali rebound dimana investor akan kembali fokus pada
pertemuan FOMC ditengah pekan ini yang begitu penting untuk mengetahui
pengumuman suku bunga Fed.
Euro bergerak
menguat terhadap dolar AS diakhir pekan lalu karena dukungan dari komentar
pejabat ECB, Ewald Nowotny yang mengatakan bahwa kecil kemungkinan perbedaan
kebijakan moneter antara ECB dengan Federal Reserve.
Komentar Nowotny tersebut
memberikan indikasi bahwa ECB kemungkinan tidak akan menambah kembali jumlah
stimulus moneter dalam waktu kedepan.
Euro menguat
diawal Desember setelah keputusan ECB yang memangkas suku bunga depositi tidak
sesuai harapan pasar.
Pada hari ini
pergerakan euro akan dipengaruhi oleh pernyataan Gubernur ECB, Mario Draghi.
Author :
Paulswen / Pin BB 2BDCDD95

0 comments:
Post a Comment