kekhawatiran
tentang masalah hutang Yunani sudah mulai sedikit mereda, pandangan pasar saat
ini tertuju pada perkembangan yang terjadi di China pasca bursa saham yang
anjlok pekan lalu. Masalah perlambatan ekonomi China sedang dalam sorotan
setelah data inflasinya hanya mencapai 1,4 persen.
Pekan ini
akan dirilis data pertumbuhan ekonomi China dikuartal kedua yang diprediksi 6,9%
turun dari 7,0% dikuartal pertama.
Minggu ini
ada banyak agenda dari bank sentral yang akan menjadi penggerak pasar seperti
Testimony Janet yellen pada hari Rabu dan Kamis, Bank sentral Jepang akan
mengadakan pertemuannya dan juga Bank sentral Canada (BoC) akan bersidang.
KOSPI
Bursa saham
Korea Selatan mencatatkan penguatan terbesar dalam hampir 3 bulan dihari Senin
lalu, didorong oleh penguatan pada bursa saham China dan harapan akan
tercapainya kesepakatan hutang Yunani.
Indeks
komposite Korea Selatan naik 1,5% dilevel 2.061,52 menandakan persentase
penguatan terbesar sejak 17 Maret. Investor mengakhir aksi penjualan
besar-besaran dalam 6 hari berturut-turut.
HANG SENG
Bursa saham
China daratan dipimpin oleh saham small cap, memperpanjang perbaikan untuk hari
yang ketiga dihari Senin kemarin, menaikan harapan bahwa langkah pemerintah
Beijing untuk mencegah crash pasar finansial berhasil.
Indeks Hong
Kong naik untuk 3 hari berturut-turut karena investor yang cenderung waspada
untuk mengambil posisi, mengikuti penguatan indeks saham China daratan setelah
China melarang pinjaman margin.
Hang Seng
Index naik 1,3% dilevel 25.224,01 penutupan tertinggi sejak 6 Juli
NIKKEI
Indeks Nikkei
Jepang naik dihari Senin karena terdorong kenaikan bursa saham China mengangkat
sentimen investor dan juga penurunan harga minyak mendorong sektor penerbangan
dan para pengguna energi lainnya, walaupun ketidakpastian nasib Yunani masih
menahan penguatan.
Indeks Nikkei
225 naik 1,6% dilevel 20.089,77.
Author by
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment