Dolar AS
terpuruk sepanjang pekan lalu akibat sentimen negatif dari data non-farm
payroll yang tumbuh dibawah perkiraan dan rilis data berikutnya yang terus
menunjukan pelemahan.
Rilisan notulen rapat terakhir FOMC menambah tekanan bagi
dolar karena Fed menunda suku bunga karena kondisi perlambatan ekonomi global.
Sentimen
negatif terhadap dolar diprediksi masih berlangsung hari ini karna pasar AS
libur dan tidak adanya faktor pendukung untuk dolar.
Dolar
Australia mencatatkan pekan perdagangan yang apik dengan terus bergerak menguat
dan mencapai harga tertinggi dalam tujuh pekan.
Dolar aussie menguat dalam tiga
pekan terakhir dan diprediksi oleh beberapa analis bahwa pergerakan bullish
aussie masih akan berlanjut dalam jangka pendek.
Harapan untuk
penguatan aussie bisa terus menguat jika dolar AS terus terpuruk dan harga
komoditas utama meningkat disisa tahun ini.
Pada pekan lalu RBA menetapkan suku
bunga dilevel 2,00% sesuai perkiraan pasar dan menunjukan sikap optimisnya
terhadap perekonomian Australia.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment