Dolar AS
terpuruk sepanjang pekan lalu akibat sentimen negatif dari data non-farm payroll
yang tumbuh dibawah perkiraan dan rilis data berikutnya yang terus menunjukan
pelemahan.
Rilisan notulen rapat terakhir FOMC menambah tekanan bagi dolar
karena Fed menunda suku bunga karena kondisi perlambatan ekonomi global.
Sentimen
negatif terhadap dolar diprediksi masih berlangsung hari ini karna pasar AS
libur dan tidak adanya faktor pendukung untuk dolar.
Poundsterling
terkoreksi dari level tinggi pada akhir pekan lalu krena terbebani oleh rilis
laporan data-data ekonomi Inggris yang melambat.
Kantor pusat statistik Inggris
melaporkan defisit neraca perdagangan bulan Agustus turun menjadi 11 milyar
poud dari sebelumnya 12,2 milyar pound, namun masih dibawah perkiraan 10 milyar
pounds.
Pound menutup
perdagangan pekan lalu menguat meski terkoreksi dari penguatannya. Pound
diprediksi masih akan bergerak dalam laju menguat dihari ini seiring minimnya
data-data ekonomi yang dirilis hari ini dan dolar yang masih dalam tekanan.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment