Dolar AS
terpuruk sepanjang pekan lalu akibat sentimen negatif dari data non-farm
payroll yang tumbuh dibawah perkiraan dan rilis data berikutnya yang terus
menunjukan pelemahan.
Rilisan notulen rapat terakhir FOMC menambah tekanan bagi
dolar karena Fed menunda suku bunga karena kondisi perlambatan ekonomi global.
Sentimen
negatif terhadap dolar diprediksi masih berlangsung hari ini karna pasar AS
libur dan tidak adanya faktor pendukung untuk dolar.
Euro mencatat penguatan mingguan kedua dalam dua pekan pertama dibulan Oktober dan berada di level tertinggi dalam tiga pekan terhadap dolar.
Euro mengungguli dolar yang
terus melemah karena rilis notulensi rapat FOMC meningkatkan keyakinan investor
bahwa the Fed tidak akan menaikan suku bunganya pada tahun ini.
Sementara
komentar pejabat Fed, Dennis Lockhart yang mendukung kenaikan suku bunga dibulan
Desember masih belum mampu memberikan dukungan untuk dolar AS.
Hari ini
pasar diprediksi bergerak cenderung sideways seiring liburnya dibeberapa
kawasan seperti di AS, Jepang dan China.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment