Pada
akhir pekan lalu dolar berbalik menguat dan mengurangi penurunan tajam
sebelumnya karena dukungan dari data inflasi yang tumbuh lebih baik dari
perkiraan sebelumnya.
Penguatan dolar membuat sejumlah mata uang utama dan emas
terkoreksi.
Dengan inflasi yang tumbuh membuka peluang kembali bagi the Fed
menaikan suku bunganya.
Hari ini
pelaku pasar memfokuskan pada rilis data penting dari China yaitu data PDB dan
data produksi industri yang merupakan indikator utama ekonomi China.
Jika data
yang dilaporkan menunjukan pertumbuhan dibawah perkiraan, maka akan memberikan
kekhawatiran para investor karena perekonomian China melaju lebih lambat.
Euro
melemah terhadap dolar dan pasangan lainnya pada hari Jumat lalu disebabkan
oleh menguatnya kembali ekspektasi pelonggaran monter dizona euro seperti yang
dikatakan oleh pejabat ECB, Ewald Nowotny.
Dalam pernyataannya, Nowotny
mengatakan bahwa sudah jelas bahwa dibutuhkan instrumen tambahan untuk memicu
pertumbuhan inflasi di zona euro.
Laju inflasi tahunan dikawasan tersebut
berada dizona negatif pada laporan Jumat lalu, memberikan tekanan bagi ECB
untuk menambah atau memperpanjang program pembelian aset mereka.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment