Pada
akhir pekan lalu dolar berbalik menguat dan mengurangi penurunan tajam
sebelumnya karena dukungan dari data inflasi yang tumbuh lebih baik dari
perkiraan sebelumnya.
Penguatan dolar membuat sejumlah mata uang utama dan emas
terkoreksi. Dengan inflasi yang tumbuh membuka peluang kembali bagi the Fed
menaikan suku bunganya.
Hari ini
pelaku pasar memfokuskan pada rilis data penting dari China yaitu data PDB dan
data produksi industri yang merupakan indikator utama ekonomi China.
Jika data
yang dilaporkan menunjukan pertumbuhan dibawah perkiraan, maka akan memberikan
kekhawatiran para investor karena perekonomian China melaju lebih lambat.
Emas
masih mampu mencatatkan kenaikan mingguan pada akhir pekan lalu dan mencatatkan
kenaikan mingguan beruntun di bulan Oktober.
Emas memang mengalami koreksi pada
akhir pekan lalu akibat penguatan dolar setelah laporan data inflasi menunjukan
pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan ekonom.
Meski
dolar menguat dan membuat emas terkoreksi namun masih meninggalkan keraguan
akan kenaikan suku bunga tahun ini sehingga penurunan emas masih tertahan.
Data
ekonomi AS pada Jumat lalu dirilis mixed, dimana produksi industri menurun
sementara consumer sentiment naik.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment