Pada
akhir pekan lalu dolar berbalik menguat dan mengurangi penurunan tajam
sebelumnya karena dukungan dari data inflasi yang tumbuh lebih baik dari
perkiraan sebelumnya.
Penguatan dolar membuat sejumlah mata uang utama dan emas
terkoreksi.
Dengan inflasi yang tumbuh membuka peluang kembali bagi the Fed
menaikan suku bunganya.
Hari ini
pelaku pasar memfokuskan pada rilis data penting dari China yaitu data PDB dan
data produksi industri yang merupakan indikator utama ekonomi China.
Jika data
yang dilaporkan menunjukan pertumbuhan dibawah perkiraan, maka akan memberikan
kekhawatiran para investor karena perekonomian China melaju lebih lambat.
Yen
Jepang berbalik melemah dalam dua hari terakhir dipekan lalu akibat pulihnya
dolar AS. Yen secara umum dalam dua pekan terakhir masih unggul atas dolar dan
mampu menahan dibawah level 120 per dolar AS.
Pasar
akan terus mencermati rilis data-data ekonomi AS kedepannya untuk melihat arah
kebijakan dari bank sentral AS.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment