Dolar
melanjutkan trend positifnya untuk kali keempat secara beruntun dalam pekan
ini, meski rilis data jobless claims AS bertambah lebih banyak dari angka
perkiraan.
Sentimen positif masih menaungi dolar ditengah investor menantikan
rilis data tenaga kerja AS Jumat malam.
Euro
bergerak menguat tipis terhadap dolar AS dihari Kamis, terdorong oleh
terkoreksinya dolar AS dan melemahnya poundsterling.
Namun euro tetap masih
dalam tekanan sehingga tidak banyak menguat.
Euro tertahan oleh karena hasil
dari proyeksi ekonomi komisi Eropa yang mempertahankan outlook inflasi dizona
tersebut yang tetap 0,1% ditahun 2015 dan turun ditahun 2016 dari 1,5% menjadi
1,0%.
Dimana level tersebut masih dibawah angka target inflasi ECB sebesar 2%.
Dalam
penjelasannya Komisi ekonomi Eropa mengatakan bahwa dengan harga minyak yang
murah dan nilai mata uang euro yang lebih rendah saat ini akan membantu mnopang
pemulihan ekonomi dikawasan tersebut ditengah melambatnya ekonomi negara
berkembang.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment