Dolar
melanjutkan trend positifnya untuk kali keempat secara beruntun dalam pekan
ini, meski rilis data jobless claims AS bertambah lebih banyak dari angka
perkiraan.
Sentimen positif masih menaungi dolar ditengah investor menantikan
rilis data tenaga kerja AS Jumat malam.
Poundsterling
anjlok tajam pada hari Kamis setelah bank sentral menetapkan suku bunga tidak
berubah dilevel rendahnya saat ini dan memberikan sinyal tidak terburu-buru
menaikan suku bunga kedepan.
Dalam laporan inflasi yang dirilis bersamaan Kamis
malam, ditunjukan bahwa tingkat inflasi masih bergerak mendekati nol dan hanya
naik perlahan meski suku bunga masih tetap rendah sampai tahun 2017 mendatang.
Hasil
voting MPC hanya ada satu anggota yang setuju untuk menaikan suku bunga,
sementara delapan anggota lainnya memilih untuk suku bunga tetap 0,50%.
Bank
sentral Inggris juga menurunkan proyeksi ekonomi Inggris untuk akhir tahun ini
dan tahun depan sambil mmperingatkan bahwa perlambatan ekonomi masih menjadi
tantangan kedepan.
Perbedaan
kebijakan moneter bank sentral Inggris dengan bank sentral AS membuat mata uang
pound sterling terdepresiasi cukup dalam dari 1.5380an kelevel mendekati
1.5200.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment