Analisa Forex Simpro

Analisa Forex Simpro
  • Latest News

    Powered by Blogger.
    Mar 8, 2016

    Cara Menggunakan Pivot Point Untuk Trading Forex


    Pivot Points, dalam trading forex istilah ini pastilah tidak asing lagi. Meskipun bukan merupakan bagian dari indikator yang ada di metatrader, namun kegunaannya sangat membantu untuk trader mengambil keputusan berdasarkan gambaran masa lalu.

    Berikut cara menghitung Pivot Point :

    P = (H + L + C + O)/4
    R1 = (2 X P) – L
    R2 = P + (H – L)
    R3 = H + 2(P – L)
    S1 = (2 X P) – H
    S2 = P – (H – L)
    S3 = L – 2(H – P)

    Berikut penjelasan dari rumus diatas :
    H = High
    L = Low
    C = Close
    P = Pivot
    R1 = Resistance 1
    R2 = Resistance 2
    R3 = Resistance 3
    S1 = Support 1
    S2 = Support 2
    S3 = Support 3

    Rumus diatas digunakan untuk mencari perhitungan Support dan Resistance menggunakan Pivot Point.

    Berikut contoh cara perhitungan Pivot Point EURUSD H1 seperti pada grafik dibawah ini :

    Open = 1.0989
    High = 1.0994
    Low = 1.0976
    Close = 1.0978

    P = (H + L + C + O)/4
    P = (1.0994 + 1.0976 + 1.0978 + 1.0989)/4
    P = 1.0984

    Disini kita sudah menemukan berapa Pivot Point nya, yaitu 1.0984. Sekarang kita akan menentukan Support dan Resistance berdasarkan Pivot diatas, caranya sbb :
    R1 = (2 x P) – L
    R1 = (2 x 1.0984) – 1.0976
    R1 = 1.0992

    R2 = P + (H – L)
    R2 = 1.0984 + (1.0994 – 1.0976)
    R2 = 1.1002

    R3 = H + 2 (P – L)
    R3 = 1.0994 + 2 (1.0984 – 1.0976)
    R3 = 1.101

    S1 = (2 x P) – H
    S1 = (2 x 1.0984) – 1.0994
    S1 = 1.0974

    S2 = P – (H – L)
    S2 = 1.0984 – (1.0994 – 1.0976)
    S2 = 1.0966

    S3 = L – 2 (H – P)
    S3 = 1.0976 – 2 (1.0994 – 1.0984)
    S3 = 1.0956

    Dari perhitungan diatas, kita sudah menemukan Support dan Resistance sebagai berikut :

    R1 = 1.0992
    R2 = 1.1002
    R3 = 1.101
    S1 = 1.0974
    S2 = 1.0966
    S3 = 1.0956

    Langkah selanjutnya adalah bagaimana kita mengaplikasikan Support dan Resistance saat trading nanti, kesimpulannya sebagai berikut :

    Jika harga mendekati titik Support, maka harga kemungkinan akan berbalik keatas. Namun jika trend turun terlalu kuat, kemungkinan harga akan menembus titik Support
    Demikian pula yang terjadi pada titik resistance. Jika harga mendekati titik Resistance, maka harga kemungkinan akan berbalik arah kebawah. Namun bila trend harga naik terlalu kuat, maka harga akan menembus titik resistance yang ada untuk kemudian naik semakin kuat.
    Tingkat akurasi dari penggunaan Pivot Point tentu saja belum tentu sempurna. Hal ini juga sangat dipengaruhi oleh berita fundamental yang terjadi. Penentuan titik H, L, C yang akan digunakan untuk menghitung Pivot juga sangat penting untuk mendapatkan hasil maksimal.

    Melihat rumusan diatas, mungkin kelihatannya sangat rumit dan perlu waktu. Untuk memudahkan perhitungan Pivot Point, Anda dapat menggunakan rumus di Excel. Sangat mudah, cukup masukan angka pada H, L, C dan O di Excel, maka seketika Anda akan mendapatkan hasil Support dan Resistance yang diinginkan.

    Tertarik untuk belajar teknikal forex lebih lanjut ? silahkan hubungi team Forex Simpro di 081380725502.

    Catatan : Trainer Forex Simpro merupakan analyst yang memiliki pengalaman di bidang berjangka selama belasan tahun serta lulus ujian wakil pialang yang diselenggarakan BAPPEBTI.

    Hubungi Team Forex Simpro :
    Pin BB : 2BDCDD95
    HP / WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976

    Author : Lidia Wulan
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Cara Menggunakan Pivot Point Untuk Trading Forex Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top