Analisa Forex Simpro

Analisa Forex Simpro
  • Latest News

    Powered by Blogger.
    Mar 8, 2016

    Kebijakan Suku Bunga Jepang Negatif


    Beberapa hari yang lalu investor sangat dikejutkan oleh Bank Sentral Jepang (Bank of Japan) dimana akan menerapkan suku bunga negatif.

    Kalau kita amati BOJ tidak terlalu sering mengeluarkan kebijakan – kebijakan yang berpotensi mengejutkan pasar. Akibatnya para Analisa Forex dan pengamat pasar sangat terlena dengan mempredeksi bahwa dalam rapat kebijakan moneter BOJ Januari 2016, Bank Sentral tersebut diperkirakan masih akan mempertahankan kebijakan longgarnya dan tidak memberi tambahan stimulus. Selain memberlakukan suku bunga negatif, Bank Sentral Jepang juga mempertahankan jumlah pembelian aset. hasil pertemukan Bank Sentral Jepang ini dinantikan para investor di kawasan Asia.

    Jumat 29 Januari 2016 merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Bank Sentral Jepang. Gubernur Haruhiko Kuroda untuk mengadopsi penerapan suku bunga negatif. Suku bunga acuan Jepang akan di tetapkan -0,1 % dimana perbankan akan mengenakan biaya kepada para pemegang deposito yang seharusnya pemegang depositolah yang akan mendapatkan bunga dari perbankan.

    Gubernur BOJ Hurahiko Kuroda sudah berjanji akan mencapai target inflasinya di tengah penurunan harga minyak. Bahkan akan membuat para analisa memperkirakan akan ada stimulis susulan pada tahun ini. Kuroda berupaya untuk melakukan apa pun dalam mencapai target inflasi sebesar dua persen.

    Dengan mengadopsi kebijakan suku bunga negatif untuk memacu pinjaman dan mencapai target inflasi dua persen, karena pemerintah berusaha keras untuk mendorong ekonomi nomor tiga dunia  telah pulih secara moderat. Akan tetapi ada resiko penurunan lebih lanjut karena harga minyak, ketidakpastian atas negara-negara berkembang, termasuk Tiongkok dan ketidakstabilan pasar gelobal bisa menyakitkan kepercayaan bisnis dan menunda pemberantasan pola pikir deflasi rakyat.

    Bahkan keputusan untuk memangkas biaya pinjaman hingga dibawah nol berarti bank – bank membayar dana mereka yang disimpan di BOJ, memberi mereka insentif untuk meningkatkan pinjaman, yang pada gilirannya akan membantu memacu ekonomi.

    Upaya itu dilakukan untuk menghidupkan kembali perekonomian Jepang. Para pembuat kebijakan bank sentral juga memotong inflasi dan mendorong kembali jadwal waktu untuk mencapai target dua persen, ekonomi global yang lesu, ditandai oleh pelambatan ekonomi di Tiongkok dan pelemahan di negara – negara berkembang.

    Bursa saham Asia dan nilai tukar Yen sempat jatuh di seluruh perdagangan  dalam merespon pengumuman tersebut.

    USD/JPY langsung reli hingga dua persen dari level 118-an ke level 121-an setelah pengumuman kebijakan.

    Apa penyebab Jepang memangkas suku bunga ke negatif :

    Jepang saat ini sedang menghadapi inflasi yang sangat rendah, dimana masyarakat Jepang kelebihan uang. Mereka memilih berinvestasi dan menyimpan uang di bank dibandingkan untuk belanja.
    Pemotongan biaya pinjaman perbankan meningkatkan pengeluaran domestik dan investasi bisnis.
    Suku bunga negatif adalah salah satu instrumen yang terakhir yang akan dilakukan BOJ.
    Membutuhkan peluang investasi dan itu hanya dicapai oleh reformasi struktural, bukan dengan kebijakan moneter.
    Author : Anita Salim /  Pin BB 2BDCDD95

    Butuh signal untuk trading forex, trading emas, trading oil, trading index hari ini? Analis Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.

    Hubungi Customer care :
    HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976

    Follow Us On Twitter :

    Analisa Forex : @ForexSimpro
    Belajar Forex : @Forex_Belajar
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 comments:

    Post a Comment

    Item Reviewed: Kebijakan Suku Bunga Jepang Negatif Rating: 5 Reviewed By: Unknown
    Scroll to Top