Harga Gbpusd jatuh pada akhir
perdagangan Selasa dinihari (15/11) karena tertekan penguatan dolar dan
hasil Treasury pada ekspektasi bahwa Presiden terpilih Donald Trump akan
meningkatkan belanja AS.
Dolar AS menguat pada ekspektasi kebijakan fiskal Trump yang akan meningkatkan belanja dan karena inflasi, yang dapat menyebabkan suku bunga AS yang lebih tinggi. Sebuah aksi jual komoditas global dan melonjaknya imbal hasil obligasi.
Dolar AS menguat pada ekspektasi kebijakan fiskal Trump yang akan meningkatkan belanja dan karena inflasi, yang dapat menyebabkan suku bunga AS yang lebih tinggi. Sebuah aksi jual komoditas global dan melonjaknya imbal hasil obligasi.
“Orang-orang tampaknya telah berhenti memikirkan Trump-risk (Resiko Trump) dan sekarang berbicara tentang ‘Trumpflation’,” kata Jeffrey Halley, analis pasar senior di Oanda, seperti yang dilansir CNBC.
Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan Jumat bahwa prospek pertumbuhan ekonomi AS muncul cukup kuat bagi The Fed untuk melanjutkan kebijakan bertahap untuk meningkatkan suku bunga. Pasar juga bertaruh pada Federal Reserve menaikkan suku bunga lebih cepat.
Namun, ketidakpastian tentang prospek ekonomi AS dan juga tentang kejadian risiko internasional seperti pemilihan presiden Austria dan Italia, referendum konstitusi bulan depan bisa berdampak pada pasar yang lebih luas. Aksi taking profit atas penguatan Dolar AS tampaknya tengah terjadi dan diprediksi aksi taking profit ini akan membuat Dolar AS melemah terhadap Poundsterling dan Gbpusd diprediksi akan naik menuju level 1.2607.
Author : Lien Doe Zhang/ Pin BB 2BDCDD95
Butuh signal untuk trading forex, trading emas, trading oil, trading index hari ini? Analis Forex Simpro akan memberikan signal trading setiap hari langsung ke ponsel Anda.
Hubungi Customer care :
HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976
HP/WA : 081380725502 / 087777567044 / 08561220976

0 comments:
Post a Comment