Pada
akhir pekan lalu dolar berbalik menguat dan mengurangi penurunan tajam
sebelumnya karena dukungan dari data inflasi yang tumbuh lebih baik dari perkiraan
sebelumnya.
Penguatan dolar membuat sejumlah mata uang utama dan emas
terkoreksi.
Dengan inflasi yang tumbuh membuka peluang kembali bagi the Fed
menaikan suku bunganya.
Hari ini
pelaku pasar memfokuskan pada rilis data penting dari China yaitu data PDB dan
data produksi industri yang merupakan indikator utama ekonomi China.
Jika data
yang dilaporkan menunjukan pertumbuhan dibawah perkiraan, maka akan memberikan
kekhawatiran para investor karena perekonomian China melaju lebih lambat.
Pergerakan
aussie diakhir pekan lalu terkoreksi turun akibat rilis penilaian RBA terhadap
outlook ekonomi Australia.
Bank sentral Australia (RBA) menilai outlook ekonomi
Australia dan negara berkembang lain seperti China telah menurun.
Hal ini dapat
berpotensi untuk berkontribusi terhadap tidak stabilnya penyesuaian di pasar
keuangan.
RBA juga menambahkan bahwa rendahnya harga komoditas, tidak stabilnya
tekanan inflasi telah meningkatkan ketidakpastian ekonomi dinegara berkembang
saat ini.
Pergerakan
aussie untuk hari ini akan dipengaruhi oleh rilis data ekonomi China yaitu data
PDB q/y dan data produksi industri yang diprediksi lebih lambat dari
sebelumnya.
Author :
Paulswen / Pin BB 2A6066FB

0 comments:
Post a Comment